FF SM School chapter 7

Author : Han HyeSun

Genre : Romance

Main cast :

  1. 1.     Han hyesun as hyesun/hansun
  2. 2.     Cho kyuhyun as kyu songsainim/chohyun
  3. 3.     Henry lau as henry/mochi
  4. 4.     Park cheonsa as cheonsa
  5. 5.     Shin sooyeon as sooyeon
  6. 6.     Kim jong woon as yesung songsainim
  7. 7.     Lee donghae as donghae songsainim

 

Cameo :

  1. 1.     All artist SM TOWN
  2. 2.     Kang hyunmi
  3. 3.     Kim hyunhee
  4. 4.     Han hain
  5. 5.     Han jaerim

DONT COPAS !! hargailah karya orng lain, kalau gk suka dont BASH OK !!🙂

Cheonsa POV

“kau ini mau membawaku kemana ??” Tanyaku yang bingung

Namun namja itu sama sekali tidak mengubris ku dan malah menpercepat laju motornya yang membuatku memeluknya lebih erat. Setelah beberapa lama kami berjalan, kami berhenti di sebuah butik yang cukup besar. Kami pun turun dari motor, namja itu menarik tanganku dan segera mengajakku memasuki butik tersebut. Ia terlihat sedang memilih-milih baju sedangkan aku hanya melihatnya dari kejauhan. Aku  mulai mendekati jejeran baju di depanku, bajunya sangat indah. Dan saat aku melihat harganya .. “hua.. mahal sekali” ucapku dalam hati. Akupun mengembalikan baju itu ketempat awalnya.

Namja itu pun menghampiriku smbil membawa baju yang sangat indah.

 “ternyata selera namja itu sangat tinggi” pujiku dalam hati.

Ia menjulurkan tangannya dan memberikan baju itu padaku, namun aku hanya menatapnya bingung.

“ayo cepat ganti bajumu dengan yang ini” ucapnya sambil melemparkan baju itu ke wajahku ku

Aku pun memnyingkirkan baju itu dari wajahku dan segera memakainya di ruang ganti. Setelah kupakai, aku menghampirinya yang terlihat sedang membayar di meja kasir. Akupun berlari menghampirinya.

“kau.. tidak perlu melakukan hal ini”

“bagaimana mungkin ?? aku yang menyebabkan pakaian mu kotor dan basah, sudahlah ayo aku antar kau pulang” ucap namja itu sambil berjalan keluar dari butik,

aku hanya bisa mengikutinya dari belakang sambil merasa bersalah, “baju ini pasti mahal, untuk hal sepele seperti tadi, tidak seharusnya sampai seperti ini. Padahalkan ia tidak mengenalku sama sekali”

ia memakai helm dan menaiki motornya, ia juga memberikan helm padaku. Akupun mengambil helm tersebut.

“tidak perlu aku bisa pulang sendiri kok, lagi pula rumahku cukup  jauh” ucapku sambil mengembalikan helmnya.

“sudahlah, jangan banyak alasan, cepat naik, dimana rumahmu ??”  tanyanya

“ehmm.. tidak usah “ tolakku

Ia terus memaksaku dan akhirnya aku pun menaiki motornya dan membiarkannya mengantarku pulang.

Sesampainya di depan rumahku, aku segera turun dan mengembalikan helmnya.

“gomawo” ucapku sambil menundukkan kepala

“tidak usah berterima kasih padaku, malah seharusnya aku yang berterima kasih padamu. Karena telah membuat krystal menjauh dariku. Sampai- sampai baju mu jadi basah disiram olehnya, mianhae”

“gwaenchanayo, memang krystal itu siapa ?? anyway, namamu taemin”

“oh iya, namaku taemin mian kita belum berkenalan” ucapnya sambil menjulurkan tangannya

Akupun menjabat tangannya “ cheonsa imnida”

“yeoja tadi itu krystal, dia mantan yeoja chinguku, tapi sampai saat ini, dia terus mengejarku, huh ..” keluhnya

“mengejarmu ?? mungkin kau punya hutang padanya ,, hahaha” candaku

“seingatku sih dia yang punya hutang ,, hahaha”

Kamipun berbincang-bincang, ia orangnya sangat baik, mudah bergaul, dan asyik diajak mengobrol.

“aish .. babo, aku lupa mengajakmu masuk, mian”

“ahh.. tidak perlu, aku harus segera pulang”

“aah .. yasudah, sampai jumpa”

Iapun segera pergi untuk pulang ke rumahnya. Sedangkan aku mulai memasuki rumah,.

“oh iya , bukan kah seharusnya tadi aku mengikuti kelas dance ?? aish.. bagaimana ini ?? pasti besok aku bisa kena marah , huhhh…”

                                 *****

Keesokan Harinya

HanSun POV

Hari ini aku sangat senang sekali. Karena hari ini aku akan jalan-jalan bersama minho songsainim. Ya .. aku sudah membuat janji dengannya untuk pergi ke took buku bersama.

*flash back*

Saat itu di perpus aku tidak sengaja bertemu dengannya, aku mulai mendekatinya yang saat itu sedang sibuk membaca. Ia pun menyadari kehadiranku dan tersenyum padaku. Sedangkan aku hanya termenung melihat senyuman lembut dari songsainim yang di juluki si charismatic itu. Lalu aku duduk di sampingnya aku mulai untuk berbincang-bincang dengannya.

 Namun ternyata ia malah sudah tahu tentang diriku. Mulai dari beasiswa yang aku dapatkan sampai hobiku yang suka menulis cerita. Ia yang tertarik dengan bakatku pun mengajakku untuk membantunya untuk memilihkan buku untuknya weekend nanti. Aku pun dengan cepat menyetujuinya. Tentu saja, kapan lagi bisa berdua dengan minho songsainim.

*flash back end*

Aku menyiapkan segala sesuatu untuk pergi bersama minho songsainim. Mulai dari pakaian yang akan aku gunakan, sepatu yang akan ku kenakan, bahkan aku juga telah membelikan novel untuknya.

Aku yang sudah tidak sabar pun segera keluar dari kamar setelah berdandan rapih. Namun saat aku berjalan menuju ruang tamu, terlihat ada kyu songsainim yang tengah duduk di sofa terlihat ia mengambil bungkusan dari dalam tasku. Ia melihat bungkusan itu dan membaca tulisan yang berada di  bungkusan tersebut. Akupun berlari menghampirinya dan mengambil bungkusan tersebut dari tangan kyu songsainim.

“aish .. apa yang sedang songsainim lakukan ??” dan untuk apa songsainim kesini ?? bukankah hari ini tidak ada jadwal les ??”

“memang kenapa kalau aku kesini ??  apa tidak boleh ?? lagi pula bukankah bingkisan ini untukku ??”

“sembarangan, ini bukan untuk songsainim”

“jinja ?? lalu untuk siapa ?? disini sudah tertulis jelas ‘untuk songsainimku yang terbaik’ songsainim terbaikmu itukan jelas aku orangnya. Lagi pula kau sedang apa memakai baju se-feminim itu ?? bukankah kau itu biasanya berantakan ??”

“mwo ?? berantakan ?? sudahlah, itu bukan urusan songsainim ! lagi pula kan sudah ku bilang, buku ini bukan buat songsainim. Mana mungkin songsainim evil bisa jadi songsainim terbaik ??”

“kau ini, guru yang suka novel di seluruh SM SCHOOL itu hanya aku” ucap kyu songsainim yakin

“jinjayo ?? sudahlah aku sudah terlambat, annyeonghi gyeseyo” ucapku sambil menundukkan kepala dan langsung pergi meninggalkan kyu songsainim.

Sementara itu kyu songsainim hanya melihatku dengan wajah pasrah.

                                                                                *****

SooYeon POV

Hari ini seperti biasanya aku mengikuti kelas vocal. Aku melihat seorang yeoja yang ku kenal, akupun melambaikan tanganku padanya.  Namun tampaknya namja yang kemarin pingsan  di lapangan basket ke-geer-an lagi dan melambaikan tangannya padaku. Aku hanya menanggapinya dengan tatapan aneh padanya. Iapun menengok ke sampingnya dan menyadari bahwa aku melambaikan tanganku pada yeoja yang berada di sampingnya, bukan padanya. Mukanyapun berubah  memerah. Sementara itu Yeoja yang aku sapa menghampiriku dan duduk disampingku.

“hain-ah .. kenapa lama sekali ??”
“ah ,, mian sooyeon-ah, tadi ada sedikit masalah”

“masalah ??” tanyaku padanya

“gak usah khawatir, bukan masalah besar”

“ah.. begitu”

Dari kejauhan sungmin songsainim berteriak memanggil hain.

“han hain” panggilnya

“ah .. ne songsainim” jawab hain smbil menunjukkan senyum manisnya

“sooyeon , mian sepertinya aku hari ini tidak bisa mengikuti kelas vocal, aku harus mengikuti kelas music. Hehe” ucapnya, aku hanya menjawabnya dengan anggukan.

Ia segera menghampiri sungmin songsainim dan meninggalkanku

Tak beberapa lama namja yang tadi menghampiriku

“bolehkah aku duduk disini ??” tanyanya sopan

Akupun menganggukan kepalaku. Dan ia menempati tempat duduk yang tadi di tempati hain.

“chonun jonghyun imnida” ucapnya sambil menyodorkan tangannya pedaku, aku menjabat tanganya

“chonun sooyeon imnida” jawab ku pelan

Kami mulai berbincang-bincang . dia sangat baik padaku, ia juga sedikit mengajariku tentang teknik vocal. Suaranya sangat bagus, dan ternyata ia adalah anak kesayangannya onew songsainim. Semenjak itu kamipun menjadi akrab.